hokkers88@gmail.com

Email

Apartemen Bassura City Tower Geranium, Kios G/AL/09

Kantor Pusat

Agen Properti itu Apa, Sih?

Agent Property

Agen Properti itu Apa, Sih?

Saat ini banyak yang menjadikan agen properti sebagai kariernya. Namun, menjadi agen properti harus menghadapi tantangan besar, di mana mereka harus mencari calon konsumen atau prospek. Tapi percaya atau tidak, jika Hokkers berhasil melewati tantangan tersebut, pemasukan yang didapatkan pun terbilang tinggi.

Selain memiliki penghasilan yang tinggi, karier ini juga banyak digeluti oleh para fresh graduate. Pasalnya, requirement utama untuk menjadi agen properti biasanya adalah lulusan D3 atau S1 dari segala jurusan. Dengan syarat itu, pintu menjadi agen properti terbuka untuk semua orang. Tapi kira-kira, selain syarat tersebut, apalagi ya yang dibutuhkan untuk menjadi agen properti? Berikut ini kualiffikasi yang dibutuhkan untuk bisa menjadi agen real estate, seperti dilansir dari laman Fit Small Business.

Memiliki Kemampuan Marketing

Salah satu skill yang wajib dimiliki oleh seorang agen real estate adalah kemampuan atau setidaknya tertarik dengan dunia marketing. Sebab di karir ini, Hokkers akan bertemu dengan banyak calon prospek dan berkomunikasi dengan mereka mengenai properti yang akan Hokkers bantu jual atau tawarkan kepada mereka.

Hokkers juga harus memahami harga pasaran properti. Jadi ketika bertemu dengan prospek, Hokkers bisa membantu mereka menentukan harga jual atau beli yang sesuai. Dengan kemampuan marketing, Hokkers juga bisa mempromosikan dirimu sebagai brand yang dipercaya dalam menangani kebutuhan konsumen terkait properti. Hokkers bisa menerapkan teknik marketing secara langsung ketika bertemu prospek atau melalui media sosial dan website.

Harus “Tahan Banting”

Karena menjadi agen real estate merupakan profesi dengan penghasilan yang tinggi, tentu saja tantangan yang besar juga harus Hokkers siap hadapi. Karena untuk proses “deal” satu properti saja, Hokkers perlu melewati sejumlah tahapan, dan biasanya ini dipengaruhi oleh prospek yang masih menimbang-nimbang.

Hokkers juga harus mempersiapkan diri. Jika dalam satu bulan Hokkers belum mendapatkan klien, maka Hokkers harus berhemat sebab ada kemungkinan Hokkers tidak mendapatkan pemasukan atau komisi. Selain itu, konteks tahan banting ini juga diterapkan dengan kesiapanmu untuk bekerja pada akhir pekan.

Walau menjadi agen real estate Hokkers memiliki jam kerja fleksibel, Hokkers harus harus siap mengikuti pola kegiatan prospek klien. Jika mereka bekerja dan sibuk dari Senin sampai Jumat, maka Hokkers harus siap baru bertemu dengan mereka pada hari Sabtu atau Minggu

Memiliki Sertifikasi

Ini merupakan hal yang acap kali luput dari perhatian para agen real estate di Indonesia. Karena tanpa hal tersebut, Hokkers akan dipandang sebelah mata oleh para calon prospek yang detail dan menanyakan sertifikasimu. Jika tertarik untuk bertanya terkait sertifikat agen real real estate, Hokkers bisa menghubungi pihah Aliansi Real Estate Agent atau AREA.

Selain mengeluarkan lisensi, AREA juga memberikan pelatihan bagi para agen real estate, khususnya agar Hokkers memiliki kompetisi untuk berkarir di bidang ini. Hokkers juga bisa langsung datang ke Sekretariat LSP Broker Properti di kawasan Menteng Jakarta Pusat untuk mengurus proses pengajuan sertifikasi.

Bergabung dengan Perusahaan Agen Properti

Jika Hokkers termasuk orang yang baru ingin berkecimpung sebagai agen real estate, maka ada baiknya Hokkers bergabung dengan perusahaan agen properti yang sudah mapan dan dikenal oleh publik. Dengan contoh RayWhite dan Century 21 yang saat ini franchise-nya sudah tersebar di kota-kota besar Indonesia, Hokkers dapat menjadikan kedua perusahan ini sebagai opsi untuk bergabung.

Perusahaan agen properti yang juga disebut sebagai broker, akan mengawasi proses transaksi dan akan membantu jika ada masalah yang terjadi di tengah jalan antara Hokkers dengan para klien. Perusahaan broker juga akan menentukan komisi. Jika Hokkers menjadi agen real estate yang dipercaya, mereka tidak akan segan memberikanmu informasi terkait calon klien atau prospek.

Perluas Jaringanmu

Ini merupakan aspek terakhir dan salah satu yang akan menentukan penghasilanmu sebagai seorang agen real estate, karena mencari prospek yang mau menjual atau membeli properti bukanlah perihal yang mudah. Sebab itulah, Hokkers perlu memperluas jaringan.

Ini bisa dimulai dengan mengikuti seminar properti. Di sana, Hokkers bisa bertemu dengan para agen real estate senior. Hokkers bisa meminta panduan terkait jual-beli properti sampai bantuan mencari listing. Bagi Hokkers yang masih asing dengan istilah ini, sebagaimana dilansir dari properti.kompas.com (2/4/2019), listing merupakan perjanjian surat kuasa jual atau surat perintah untuk menjualkan properti dari pemilik propert kepada agen real estate.

Mau join jadi agen properti? Hubungi kami di www.hokkistar.com

Share

Mau Info Reguler dari Kami?