hokkers88@gmail.com

Email

Apartemen Bassura City Tower Geranium, Kios G/AL/09

Kantor Pusat

Beli Rumah dengan Gaji 3 Jutaan

beli rumah

Beli Rumah dengan Gaji 3 Jutaan

Bagi Hokkers berpendapatan 3 jutaan, harga beli rumah memang menjadi kendala. Namun, untuk pendanaan pembelian hunian, Hokkers dapat memanfaatkan skema pembiayaan seperti Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang disediakan oleh bank. Jika Hokkers memilih KPR sebagai pilihan pendanaan pembelian hunian pertama, Hokkers dapat meringankan pembayaran dengan memperbesar uang muka yang disetorkan sehingga bunga kredit yang dikenakan menjadi kecil.

Beli Rumah Subsidi

Banyak program KPR yang khusus tersedia untuk pembeli rumah dengan pendapatan rendah atau sedang, salah satunya adalah rumah subsidi. Program ini pun menjawab kebutuhan Hokkers yang hendak beli rumah gaji 3 jutaan. Kredit rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah menawarkan manfaat. Misalnya, suku bunga di bawah pasar dan pembayaran KPR, diskon untuk asuransi KPR, persyaratan uang muka rendah bahkan 0%, bantuan uang muka dan biaya penutupan (hibah dan pinjaman). Namun, sebagian besar program ini mengharuskan Hokkers, terutama pembeli rumah pertama untuk mendiaminya selama jangka waktu tertentu atau dengan kata lain tidak boleh disewakan terlebih dahulu.

Mengutip situs resmi Kementerian PUPR, KPR bersubsidi adalah pembiayaan pemilikan rumah yang mendapat bantuan dan kemudahan perolehan rumah bagi pemerintah berupa dana murah jangka panjang dan subsidi perolehan rumah yang diterbitkan oleh Bank Pelaksana baik secara konvensional maupun dengan prinsip syariah. Pada dasarnya, banyak rumah murah dan terjangkau yang bisa Hokkers miliki.

Berapa harga perumahan subsidi? Menurut situs rumah.com, harga rumah subsidi berkisar antara 150 juta ke atas sesuai dengan lokasi incaran Hokkers. Pemerintah sendiri telah menetapkan batasan harga rumah subsidi. Harga rumah subsidi terbaru tertuang dalam Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Nomor 242/KPTS/M/2020.

Alokasikan 30% untuk Tabungan Beli Rumah

Kemana kira-kira sebagian besar pendapatan bulanan Hokkers habiskan? Untuk membayar sewa kos, bahan makanan, makan di luar, belanja, atau hiburan? Mulailah untuk menganalisis ini. Kategorikan pengeluaran Hokkers dan tentukan bagaimana Hokkers membelanjakan uang Hokkers dan kemudian buat anggaran. Apalagi pada era digital ini, Hokkers tidak perlu melakukan apapun secara manual. Ada banyak aplikasi di luar sana untuk membantu Hokkers menetapkan anggaran. Hokkers dapat membandingkan pendapatan Hokkers dengan pengeluaran dan melacak bagaimana Hokkers membelanjakan uang Hokkers.

Dalam dunia keuangan, ada teori populer yang dipakai banyak orang untuk menabung. Teori ini disebut aturan 50/30/20. Sebenarnya, besaran ini bukanlah angka mutlak. Hokkers tidak wajib membagi 20 persen dari gaji khusus untuk tabungan, 30 persen untuk hiburan, serta sisanya untuk biaya hidup. Jika pendapatan Hokkers besar, dan ingin menabung lebih banyak, itu sah-sah saja dilakukan. Jumlah tabungan ideal setiap orang tergantung pada keputusanmu masing-masing dalam pengaturan keuangan. Namun tak menutup kemungkinan, Hokkers bisa menyisihkan hingga 50 persen gaji untuk ditabung.

Akan tetapi, Hokkers bisa mulai menabung untuk membeli rumah dengan gaji kecil dengan menyisihkan persentase tetap setiap bulan. Misalkan 30 persen penghasilan ditabung untuk persiapan membeli rumah, sisanya 70 persen untuk kebutuhan pokok dan pembayaran tagihan rutin. Jika uang belanja Hokkers kurang, jangan mengambil dari tabungan tetapi berhematlah.

Lunasi Hutang Tertunggak

Skor kredit merupakan faktor penting dalam proses peminjaman. Skor kredit ini ditentukan oleh ketepatan waktu pembayaran, rasio antara berapa banyak kredit yang tersedia pada rekening revolving dan berapa banyak yang digunakan, berapa lama kredit Hokkers telah ditetapkan, jenis rekening yang Hokkers miliki. Pastikan semua tagihan Hokkers tertagih dan melunasinya.

Selain laporan kredit yang bersih dapat memudahkan Hokkers lolos untuk mendapatkan pinjaman KPR, hal ini juga meringankan beban keuangan Hokkers. Hokkers tidak harus pusing-pusing lagi memikirkan cicilan pembayaran per bulan dna bisa berfokus kepada menabung dan investasi.

Hokkers bisa mulai menabung untuk beli rumah gaji 3 jutaan dengan menyisihkan persentase tabungan tetap setiap bulan. Misalkan 30 persen penghasilan ditabung untuk persiapan membeli rumah, sisanya 70 persen untuk kebutuhan pokok dan pembayaran tagihan rutin.

Cek Kemampuan Menyicil

Langkah yang dapat dilakukan untuk beli rumah gaji 3 jutaan adalah menentukan kemampuan mencicil Hokkers adalah dengan menghitung pengeluaran untuk mendapatkan KPR. Catat pendapatan Hokkers, pengeluaran Hokkers (asuransi, pinjaman, dan lainnya), dan biaya hidup Hokkers (bahan makanan, transportasi, utilitas, dan lainnya). Berdasarkan sisa keuangan yang Hokkers miliki selama sebulan, tentukan berapa banyak yang dapat Hokkers gunakan untuk ditabung.

Aturan umumnya adalah untuk menyimpan setidaknya 3 bulan pembayaran kredit rumah di masa depan atau jumlah yang telah Hokkers dedikasikan untuk pinjaman KPR setiap bulan. Dengan tabungan cadangan, Hokkers bisa yakin bahwa Hokkers dapat terus menutupi pembayaran KPR jika terjadi peristiwa yang tidak terduga.

Selain itu, jika Hokkers hanya mampu membeli rumah tipe 36 di pinggir kota, jangan paksakan diri membeli rumah tipe 45 di tengah kota. Rumah dengan tanah luas dan berada di lokasi strategis memang lebih menggoda untuk dibeli meski harga cicilannya lebih tinggi. Biasanya orang yang mengambil rumah di luar kemampuan berasumsi kalau penghasilannya akan semakin naik di masa depan. Tapi tidak ada yang bisa menjamin kondisi finansial Hokkers di masa depan akan lebih baik, bukan? Ketika mencari rumah, sesuaikan cicilan dengan kemampuan finansial saat ini, bukan nanti. Jadi ketika kondisi finansial Hokkers semakin baik, nilai cicilan rumah terasa semakin ringan.

Lakukan Investasi sebagai Tabungan Rumah

Hanya menyisihkan kelebihan penghasilan Hokkers di rekening tabungan mungkin tidak memberi Hokkers hasil yang cukup untuk beli rumah gaji 3 jutaan secara efektif. Pertimbangkan untuk menginvestasikannya. Rekening tabungan akan memberi Hokkers bunga maksimum 4 persen per tahun. Mengutip dari Financial Express, rekening Fixed Deposit (FD) akan memberi Hokkers bunga mulai dari 6 persen per tahun sebelum pajak. Rekening Recurring Deposit (RD) akan memberi Hokkers bunga mulai dari 7 persen -8 persen per tahun sebelum pajak. Sebaliknya, beberapa investasi reksa dana dapat menawarkan antara 10 persen dan 15 persen (atau bahkan lebih), tergantung pada dananya.

FD dan RD bebas risiko, yaitu tidak terpengaruh oleh fluktuasi pasar. Ya, reksa dana memang berisiko dan bergantung pada kondisi pasar, tetapi berpotensi mengalahkan inflasi dalam jangka panjang. Ini bisa menjadi keuntungan besar karena Hokkers menabung hari ini untuk membeli rumah besok. Rumah yang sama akan lebih mahal besok berkat inflasi. Jadi, risiko yang lebih tinggi selaras imbalan yang lebih tinggi. Semakin muda Hokkers, semakin besar risiko yang dapat Hokkers ambil karena komitmen keuangan Hokkers yang lebih sedikit.

Jangan Lakukan Pinjaman Online

Kemajuan teknologi di zaman ini memang membawa banyak kemudahan, termasuk meminjam uang melalui aplikasi atau tawaran-tawaran pinjaman melalui pesan yang masuk ke ponsel yang biasa disebut pinjaman online (pinjol). Banyak masyarakat yang tergiur dengan hal itu, karena dirasa sangat mudah untuk mendapatkan uang dan dengan cepat bisa mengatasi keperluan. Namun, jangan tergiur dengan kemudah itu, karena Hokkers bisa terjerat perangkap utang yang lebih besar di kemudian hari. Dalam berbagai kasus yang terjadi, ada nasabah yang meminjam lewat pinjol sebesar 2 juta. Tetapi dalam beberapa bulan dan dikalkulasikan dengan bunganya bisa berlipat-lipat bisa menjadi 20 juta bahkan bisa lebih.

Jika Hokkers ingin cari hunian yang pas di kantong, hubungi kami ya!

Share

Mau Info Reguler dari Kami?