hokkers88@gmail.com

Email

Apartemen Bassura City Tower Geranium, Kios G/AL/09

Kantor Pusat

Fakta Menarik Tentang Investasi Rumah Toko atau Kios

investasi rumah toko

Fakta Menarik Tentang Investasi Rumah Toko atau Kios

Punya rumah toko sendiri buat berbisnis memang jadi keinginan hampir setiap orang yang mau memulai usaha, apalagi jika tujuannya untuk investasi jangka panjang. Namun, banyak orang kemudian salah menentukan konsep usaha, hingga gagal dan mengalami kerugian besar setelah mendapatkan rumah toko. Biaya untuk mendapatkan rumah toko pastinya sangat besar. Biaya tersebut akan menguras modal usaha yang akan dijalankan. Harus ada pertimbangan yang matang dalam mengelola sebuah rumah toko untuk berbisnis.

Sama-sama buat usaha, ini bedanya rumah toko, rumah kantor, kios & toko yang perlu pemilik usaha ketahui fungsinya. Minat membuka usaha di keempat tempat tersebut terbilang cukup tinggi. Sebelum memulai berbisnis, sebaiknya cermati fungsi tempat untuk usaha tersebut. Terutama pada rumah toko dan rukan yang terlihat memiliki konsep yang tidak banyak berbeda.

Perbedaan rumah toko dan rumah kantor yang paling mudah adalah fungsi bangunan antara toko dan kantor. Persamaannya pemilik dapat juga tinggal di bangunan tersebut. Tingginya konsumerisme masyarakat Indonesia tentu membuat investasi kios dan toko sangat menggiurkan. Namun Hokkers jangan asal membeli. Perhatikan terlebih dahulu keunggulan dan kelemahannya. Dalam buku “Menjadi Kaya Melalui Properti”, Panangian Simanungkalit menjabarkannya untuk Hokkers:

Keunggulan Investasi di Rumah Toko

Pertama, demand terhadap kios atau toko sangat tinggi, terutama di retail trade area atau kawasan perdagangan. Kawasan perdagangan merupakan surga bagi investasi kios atau toko, karena kawasan ini umumnya ramai dengan para pelaku bisnis, baik penjual maupun pembeli. Sebut saja kawasan Tanah Abang atau Mangga Dua. Kedua lokasi ini tetap menjadi pilihan utama bagi para investor kios dan toko, karena setiap hari dikunjungi oleh ratusan ribu orang dengan berbagai kepentingan bisnis.

Kedua, jangka waktu sewa menengah (2-3 tahun). Umumnya, jika seorang penyewa kios atau toko sudah merasa nyaman dan suka berjualan di sebuah lokasi, dia akan terus memperpanjang sewa atau bahkan membeli kios tersebut dari pemiliknya.

Ketiga, capital gain diperoleh dalam jangka panjang (lebih dari lima tahun). Makin ramai dan makin banyak perdagangan dan transaksi yang terjadi di sebuah lokasi kios dan toko, maka capital gain kios dan toko juga akan makin tinggi. Keuntungan dari capital gain makin besar dan signifikan jika kios atau toko dijual setelah lebih dari lima tahun. Pasalnya, kawasan perdagangan tempat toko tersebut berada telah menjadi matang (mature), dengan jumlah pelanggan tetap yang banyak pula.

Kelemahan Investasi di Rumah Toko

Pertama, memilih lokasi yang strategis terbilang sulit. Sirkulasi di dalam pusat perbelanjaan sering kali bisa berubah karena terjadi perubahan perpindahan barang-barang tertentu yang diminati konsumen.

Contoh, ketika di sebuah lokasi dibangun sebuah trade center, keramaian akan mengikuti arah masuk trade center tersebut. Pada saat pintu masuk trade center tersebut berpindah, tentu saja crowd atau keramaian kawasan tersebut akan berpindah, mengikuti pintu masuk trade center tersebut.

Kedua, harga bisa jatuh bila salah memilih lokasi. Umumnya kios di bagian belakang tidak dapat dijadikan lahan bisnis yang baik, sehingga akhirnya hanya dijadikan sebagai tempat makan, yang harga sewanya lebih rendah.

Apalagi jika penyewanya adalah orang keturunan Tionghoa yang percaya perhitungan feng shui. Biasanya mereka mendatangkan ahli feng shui khusus untuk mencari lokasi toko atau kios yang tepat. Penyewa seperti ini tentu akan memilih lokasi toko yang sesuai dengan lebih teliti.

Mana Lebih Menguntungkan? 

Mana lebih menguntungkan? Sama-sama buat usaha, ini bedanya rumah toko, rukan, kios, &toko. Bukan tanpa alasan jika masyarakat umum yang awalnya hanya fokus membuka usaha secara konvesional melalui toko atau kios. Kemudian mulai tertarik mengembangkan usaha memanfaatkan ruka dan rukan.

Kebanyakan para pengusaha muda lebih tertarik memiliki properti usaha sejenis rumah toko atau rukan. Alasannya sederhana, mereka suka sesuatu yang praktis. Dengan mempunyai satu properti, namun sekaligus mendapatkan rumah tinggal dan tempat untuk bisnis.

Secara hitungan kasarpun rumah toko dan rukan jauh lebih ekonomis, ketimbang terus memperpanjang kontrak sewa dengan pusat perbelanjaan seperti mall. Agar tidak salah persepsi, calon pembeli harus mengetahui perbedaan rumah toko dan rukan. Beragam tujuan dimiliki oleh mereka yang membeli kedua properti. Membeli properti rumah toko dan rukan untuk investasi, merupakan alasan yang paling banyak. Alasannya mendasar perbedaan rumah toko dan rumah tokon terdapat pada nilai sewa. Keduanya memiliki harga sewa properti yang lebih tinggi ketimbang rumah tinggal biasa.

Melihat besarnya peluang bisnis pada pembangunan rumah kantor, membuat para developer terpacu untuk membangun properti yang lebih menarik. Sebelumnya masyarakat hanya akan menemui bangunan berdesain kaku dan minimalis. Namun sekarang sentuhan aristektur berkolaborasi dengan desain interior, mampu menghasilkan bangunan yang terkonsep. Sehingga perbedaan rumah toko dan rukan tidak buram lagi.

Memaksimalkan Bisnis Menggunakan Rumah Toko

Karena rumah toko juga dipergunakan sebagai rumah tinggal bukan hanya tempat usaha. Sehingga fungsi dari keduanya tidak boleh terganggu. Bagi sebagian besar orang, bisa mengurus usaha dari rumah memiliki banyak kelebihan. Salah satunya waktu untuk mengurus keluarga menjadi lebih banyak. Secara otomatis seseorang tidak perlu memikirkan repotnya berangkat awal agar tidak terjebak macet.

Perbedaan rumah toko dan rukan dengan tempat usaha lain, terdapat pada nilai komersilnya. Developer sudah pasti memilih lokasi strategis saat akan membangun rumah toko. Karena melihat dari tujuan utama bangunan, sehingga membutuhkan akses yang mudah dicari.

Semakin strategis letak rumah toko maka harganya lebih tinggi. Bagi seorang pebisnis pemula jangan sampai meletakkan bisnis pada lokasi yang kurang tepat. Alasan bangunan dari rumah toko dibuat minimalis oleh pengembang. Karena bertujuan agar semua ruangan bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin. Pastikan tempat usaha tidak terkesan gelap ataupun suram. Perbedaan rumah toko dan rukan dengan menyewa ruang di mall.

Pemilik lebih bisa berkreasi memilih konsep bisnisnya. Walaupun umumnya bangunan akan dibuat sama. Permintaan untuk menambahkan tampilan fasad yang berbeda bisa diajukan pada tahap pembangunan

Nyaman Mengatur Berkantor dalam Rumah

Bekerja tanpa perlu keluar rumah mengusung konsep work from home , sangat cocok untuk pengusaha muda yang tidak ingin meninggalkan keluarga hanya sekedar mengantor. Perbedaan rumah toko dan rukan ini memberikan konsep gaya hidup yang baru di tengah perkembangan masyarakat luas, khususnya di Indonesia.

Sebenarnya negara-negara besar juga banyak yang menjalin kerjasama dengan partner dalam konsep rukan. Umumnya usaha tersebut bergantung pada kecanggihan alat teknologi. Mengelola usaha secara konvensional dengan zaman sekarang dapat telihat dari banyaknya properti multifungsi. Fakta tersebut dibarengi dengan angka penjualan rukan yang meningkat drastis. Mengingat pengembang terus berbenah menunjukkan perbedaan rumah toko dan rukan dulu dengan sekarang.

Pada bisnis tertentu ada yang mengusung konsep serius dalam pengembangan. Salah satunya adalah usaha startup. Perbedaan rumah toko dan rukan, dapat dilihat dari pengelolaan tempat usahanya. Pemilik rukan tidak mendisplay barang untuk usaha. Umumnya pengusaha lebih menggunakannya sebagai lokasi untuk pengembangan bisnis yang bersifat administratif dan bukan berfokus pada penjualan di lokasi.

Bisnis rumah kantor memiliki ruangan yang tidak terlalu luas. Sehingga kebutuhan akan pegawai pun tidaklah terlalu banyak. Kebanyakan justru lebih mengoptimalkan pekerjaan berbasis online. Biasanya rukan memiliki 2 hingga 3 lantai dalam satu bangunan. Lantai ke 2 dan ke 3 akan difungsikan sebagai rumah tinggal.

Perbedaan Pengelolaan Usaha Melalui Kios

Kios merupakan kata lain dari Kiosque dalam bahasa Belanda. Tempat usaha yang satu ini identik dengan warung berukuran kecil dan sederhana. Memiliki perbedaan rumah toko dan rukan yang cukup mendasar. Pertama kios tidak bisa dijadikan sebagai rumah tinggal. Kemudian usaha ini jarang ada yang memiliki bentuk tempat usaha permanen. Kios bisa juga dibuat memanfaatkan lahan atau ruang kosong pada rumah.

Secara ekonomi, membuka usaha kios cukup menjanjikan untuk menghasilkan profit. Mengingat Indonesia memiliki tingkat konsumen yang besar. Terutama bila usaha tersebut berada di lokasi yang strategis seperti pasar, stasiun, taman kota, pemukiman. Terlebih jika kios tersebut buka nonstop. Usaha yang 24 jam buka jelas sangat memiliki perbedaan rumah toko dan rukan.

Untuk mengoptimalkan usaha, kios tetap harus memiliki segmentasi dan kosep jual. Untuk ukurannya sendiri kios tidak mempunyai hitungan spesifik jelas perbedaan rumah toko dan rukan yang mendasar.Dimana rumah toko sendiri memiliki bangunan permanen dengan 2 hingga 3 lantai.

Mau coba investasi di ruko? Hubungi kami ya!

Share

Mau Info Reguler dari Kami?