hokkers88@gmail.com

Email

Apartemen Bassura City Tower Geranium, Kios G/AL/09

Kantor Pusat

Keuntungan Beli Apartemen Second

Beli apartemen

Keuntungan Beli Apartemen Second

Dibandingkan rumah tapak, apartemen sering jadi opsi terakhir pilihan tempat tinggal karena dianggap kurang leluasa. Bagi sebagian orang, tinggal di gedung bertingkat terasa kurang nyaman karena lingkungan tetangga yang cenderung tertutup dan tak memiliki teras serta halaman seperti landed house. Padahal, di tengah harga properti yang terus naik tiap tahun, tinggal di apartemen justru bisa jadi solusi mendapatkan hunian nyaman dengan segudang keuntungan. Jika Hokkers masih ragu untuk beli apartemen untuk ditinggali, yuk simak artikel ini sebagai bahan pertimbangan sebelum memutuskan untuk pindah.

Keuntungan Beli Apartemen

1. Fasilitas Lengkap

Tak kalah dengan komplek perumahan elit, apartemen umumnya juga dilengkapi aneka fasilitas lengkap seperti jogging track, kolam renang, ruang gym, cafe, minimarket, dan playground. Bahkan beberapa apartemen dibuat berdekatan dengan sekolah atau universitas sehingga membuat mobilitas makin mudah.

Semua fasilitas tersebut bisa dinikmati cuma-cuma sebagai keuntungan memiliki apartemen. Hal ini jelas sangat menggiurkan karena Hokkers tidak perlu pergi jauh untuk mendapatkan berbagai keperluan rumah. Praktis bukan?

2. Lokasi Strategis

Rumah tapak berharga miring memang banyak ditawarkan, namun lokasinya yang jauh dari akses kendaraan umum membuat Hokkers harus berpikir ulang sebelum membeli. Lain halnya dengan apartemen. Kebanyakan pengembang memilih lokasi strategis yang dekat dengan fasilitas umum untuk mendirikan apartemen.

Selain menghemat waktu menuju tempat kerja dan ruang publik lainnya, Hokkers juga bisa lebih hemat biaya pengeluaran transportasi tiap bulannya. Ini adalah pertimbangan penting saat beli apartemen.

3. Suasana Lebih Tenang

Salah satu alasan orang lebih memilih tinggal di apartemen karena suasananya yang cenderung lebih tenang. Setelah seharian merasa penat dengan hingar bingar kehidupan, rumah harus mampu memberikan ketenangan untuk beristirahat. Privilege ini hanya bisa Hokkers dapatkan sebagai keuntungan memiliki apartemen.

Kebanyakan penghuni apartemen juga ingin tinggal dengan tenang sehingga mampu menjaga sikap demi menghargai privasi tetangga. Bahkan tidak sedikit keluarga yang tinggal dalam apartemen memasang peredam suara agar aktivitas anak yang berisik tidak mengganggu sekitar.

4. Keamanan Tinggi

Selain kenyamanan, faktor keamanan pasti jadi bahan pertimbangan utama dalam memilih tempat tinggal. Dengan tinggal di apartemen, Hokkers dan keluarga tidak perlu khawatir karena tidak sembarang orang bisa naik ke unit hunian.

Hanya penghuni dengan kartu akses khusus yang bisa masuk ke lift apartemen. Bagi tamu yang hendak berkunjung biasanya harus melalui lobi dan resepsionis/satpam yang berjaga.

5. Tersedia Opsi Fully Furnished

Keuntungan memiliki apartemen selanjutnya adalah tersedianya opsi fully furnished atau hunian yang telah diisi perabotan. Bagi pengantin baru, pilihan ini akan sangat memudahkan proses pindahan dan lebih irit karena biasanya pihak pengembang memberikan aneka bonus seperti pendingin ruangan atau mesin cuci.

6. Harga Bersaing

Harga rumah tapak yang semakin mahal sering kali dirasa kurang masuk akal sehingga tak terjangkau. Tapi, dengan harga bersaing Hokkers bisa tinggal nyaman bersama fasilitas lengkap sebagai keuntungan memiliki apartemen.

Jika dipikir kembali, dengan harga yang tak jauh beda, Hokkers dan keluarga sudah bisa menikmati one stop living atau tinggal dekat dengan perkantoran, pusat perbelanjaan, sekolah, rumah sakit, dan akses transportasi. Sungguh keuntungan yang akan memudahkan kehidupan sehari-hari.

7. Sarana Investasi

Sudah jadi rahasia umum, properti jadi alat investasi yang cukup menguntungkan. Dengan fasilitas lengkap dan lokasi strategis, keuntungan memiliki apartemen adalah bisa dijadikan instrumen investasi dengan disewakan. Hokkers bisa memilih menyewakan harian, bulanan, atau tahunan dan pasarkan melalui media sosial atau jasa penyewaan tempat tinggal daring.

Kekurangan Memiliki Apartemen

Pada pembahasan sebelumnya, telah dijelaskan berbagai keuntungan memiliki apartemen dibandingkan rumah tapak. Tapi tak ada yang sempurna, apartemen juga memiliki beberapa kekurangan di antaranya

1. Biaya Maintenance Lebih Mahal

Kekurangan tinggal di apartemen yang pertama adalah biaya perawatannya yang cukup tinggi. Pihak pengelola umumnya menerapkan IPL (Iuran Pengelolaan Lingkungan) pada para penghuni yang harus dibayar tiap bulan. Ingat, besaran IPL tergantung pada luas apartemen dan tarif yang dikenakan berkisar Rp10-50 ribu per meter persegi. Jika luas apartemen Hokkers 40 meter persegi, maka biaya minimum yang harus dikeluarkan adalah Rp400 ribu.

2. Luas Apartemen Terbatas

Di balik keuntungan memiliki apartemen yakni dikelilingi beragam fasilitas penunjang, Hokkers harus menyadari bahwa luas huniannya sangat terbatas. Rata-rata apartemen di Indonesia dijual dengan luas 20 meter persegi untuk tipe studio dan 40 meter persegi untuk tipe 2 kamar. Ruang gerak yang terbatas membuat Hokkers akan kurang leluasa dalam mendekorasi dan harus selektif memilih perabot agar tidak memakan space.

3. Peraturan Lebih Ketat

Tinggal bersama dalam satu gedung membuat kenyamanan bersama jadi prioritas. Karena itu sejumlah apartemen biasanya menerapkan aturan cukup ketat ketika penghuni akan melakukan renovasi atau memindahkan barang. Bahkan, ada apartemen yang melarang hewan peliharaan untuk tinggal di dalam.

4. Status Kepemilikan Bukan SHM

Berbeda dengan rumah tapak yang berstatus SHM, status kepemilikan apartemen masuk dalam Satuan Hak Milik Satuan Rumah Susun (SHMSRS). Alasannya, kepemilikan apartemen ditentukan berdasarkan status tanahnya yakni Tanah Negara, Tanah Hak Milik, dan Tanah Pengelolaan.

Dari ketiga jenis tersebut hanya Tanah Hak Milik yang membuat status sertifikat Hokkers bersifat Hak Guna Bangunan (HGB) Hak Milik. Sayangnya, hampir tidak ada developer yang memiliki izin mendirikan apartemen dengan status HGB Hak Milik karena hak milik hanya bisa didapatkan oleh individu bukan badan hukum.

5. Risiko Terjebak saat Bencana

Tidak ada yang tahu kapan bencana seperti kebakaran dan gempa bumi akan terjadi. Saat tinggal di ketinggian seperti apartemen, akses keluar ketika bencana hanya dianjurkan melalui tangga darurat. Situasi panik dan berdesakan membuat Hokkers berisiko terjebak, terlebih jika pintu darurat tertutup asap saat kebakaran.

Tips Supaya Untung Beli Apartemen

Setelah mengetahui kekurangan dan keuntungan memiliki apartemen, masihkah Hokkers tertarik tinggal di gedung bertingkat? Jika iya, berikut tips agar untung saat punya apartemen:

1. Periksa Jangka Waktu Izin HGB

Tidak seperti rumah, apartemen memiliki izin bangunan paling lama 30 tahun dan dapat diperpanjang kembali maksimal selama 20 tahun. Hal ini tercantum dalam Undang-Undang (UU) No. 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria Pasal 35. Ada baiknya untuk membeli apartemen yang masa izinnya belum habis, sehingga Hokkers tidak perlu perpanjangan HGB apartemen tersebut.

2. Perhatikan Biaya Pajak Jual Beli Apartemen Second

Pajak jual beli tidak hanya berlaku bagi apartemen baru saja, begitu pula dengan apartemen second atau bekas. Adapun biaya pajak jual beli apartemen second yang dimaksud mencangkup, di antaranya:

  • Pajak Pertambahan Nilai Barang Mewah (PPnBM) dengan besaran nilai 20%
  • Pajak Pertambahan Nilai (PPN)
  • Akta Jual Beli (AJB)
  • Bea Balik Nama
  • PBB
  • Biaya Provisi Bank
  • BPHTB

Karena itu sebelum beli apartemen, perhatikan besaran anggaran yang Hokkers miliki dan perhitungkan biaya pajak yang harus dibayarkan.

3. Tentukan Pangsa Pasar

Melakukan investasi apartemen memang menjadi impian banyak orang, apalagi bagi kaum milenial. Namun sebelum mantap untuk membeli, pastikan Hokkers sudah mencari target pasar yang tepat. Jika pangsa pasarnya adalah kalangan mahasiswa, maka jangan membeli apartemen di kawasan perkantoran, begitu juga sebaliknya. Untuk mempersempit area pencarian apartemen, seleksi target penyewa misalnya pekerja kantoran, mahasiswa atau pasangan muda.

4. Membeli Apartemen dengan KPA

Kini apartemen second pun bisa dibeli dengan bantuan KPA dari bank. Dan sudah banyak bank yang menawarkan pinjaman dengan suku bunga rendah. Menariknya, Hokkers bisa melakukan kredit dengan masa tenor yang panjang, sehingga cicilan setiap bulannya pun makin kecil.

Buat Hokkers yang tertarik untuk membeli apartemen second ataupun apartemen baru, Hokki Star Property menyediakan banyak pilihan menarik. Semua apartemen tersebut sangat menguntungkan untuk dibeli, sebab menawarkan lokasi terbaik dan nilai investasi menggiurkan.

Semoga bermanfaat!

Share

Mau Info Reguler dari Kami?