hokkers88@gmail.com

Email

Apartemen Bassura City Tower Geranium, Kios G/AL/09

Kantor Pusat

Millennial Tidak Bisa Beli Rumah?

millennial beli rumah

Millennial Tidak Bisa Beli Rumah?

Membeli rumah agaknya terdengar berat, apalagi jika pengalaman ini merupakan yang pertama bagi Hokkers. Tenang, ini hal yang wajar, kok. Untuk membeli rumah, terdapat banyak langkah-langkah yang harus Hokkers penuhi. Nah, supaya Hokkers lebih siap untuk membeli rumah, simak tips beli rumah untuk millennial, yuk!

Mempersiapkan Tabungan

Tentu Hokkers sudah sangat familiar dengan peribahasa “sedikit sedikit, lama-lama menjadi bukit”. Untuk itu, sebelum memutuskan untuk membeli rumah, hal pertama yang perlu Hokkers siapkan adalah tabungan. Modal untuk beli maupun uang muka dapat Hokkers kumpulkan dari sebagian penghasilan. Pastikan juga Hokkers telah merinci kemampuan menabung Hokkers setiap bulannya dan jangka waktu menabung untuk memenuhi target tabungan yang Hokkers harapkan. Selain itu, satu hal yang tak kalah penting adalah konsisten dalam menabung, ya.

Pilih Developer Terpercaya

Sembari menabung, Hokkers bisa survei beberapa jasa developer untuk beli rumah millennial, yang Hokkers impikan. Pastikan developer tersebut memiliki latar belakang yang jelas. Mengapa? Karena saat ini, tak sedikit penipuan berkedok pengembang perumahan.  Jadi, cek terlebih dahulu riwayat developer tersebut. Kalo bahasa millennial, “just Google it!

Pastikan Fasilitas Sesuai

Tips beli rumah untuk millennial yang selanjutnya adalah mempertimbangkan harga yang ditawarkan. Ketika developer memberikan penawaran, usahakan jangan langsung terima. Perhatikan pula faktor-faktor lain untuk menentukan apakah harga yang ditawarkan sesuai dengan fasilitas yang ditawarkan. Cobalah untuk melihat beberapa properti sebagai bahan pertimbangan.

Kumpulkan Uang Muka

Ketika beli rumah untuk millennial, satu hal yang selalu menjadi patokan adalah besaran DP atau uang muka. Padahal, masih banyak pembayaran lain yang tak kalah penting untuk diperhatikan, lho. Contohnya, biaya asuransi hingga akad, dan pembayaran lainnya. Jika di total, besarnya bisa mencapai 3 persen harga rumah.

Tentukan Sistem Pembayaran

Dalam membeli rumah, biasanya terdapat beberapa pilihan sistem pembayaran yang digunakan. Biasanya, Hokkers akan diberi dua pilihan, yaitu membelinya secara lunas atau memanfaatkan fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dari bank. Khusus untuk sistem KPR, pastikan Hokkers mengurus berkas pengajuannya jauh-jauh hari karena prosesnya yang tidak sederhana.

Prioritaskan Kebutuhan

Mengutip dari Tribunnews, generasi millennial seringkali disebut sebagai generasi yang mementingkan gaya hidup. Nah, supaya tidak menyesal di kemudian hari, singkirkan dulu gengsi Hokkers dan bersikaplah bijak jika berkeinginan untuk membeli rumah. Hal tersebut dapat Hokkers mulai dengan mengubah kebiasaan. Pastikan dalam mengalokasikan gaji, sisihkan terlebih dahulu untuk menabung dan kebutuhan pokok. Setelah itu, baru untuk hiburan. Selain itu, pilihlah rumah yang memang sesuai dengan kebutuhanmu. Karena pada dasarnya, fungsi rumah adalah sebagai tempat berlindung. Untuk itu, pilihlah rumah yang nyaman, sesuai kebutuhan, dan juga budget yang Hokkers miliki.

Perhatikan Lokasi dan Akses

Untuk mendapatkan kenyamanan di rumah yang Hokkers pilih, sebelum membeli rumah pastikan  Hokkers memeriksa lingkungan sekitar rumah. Selain itu, pilihlah rumah yang strategis untuk menekan biaya transportasi, membangun lingkungan yang produktif, dan masih banyak lagi. Sebelum membeli rumah pastikan pula lokasi yang Hokkers pilih tidak masuk dalam kawasan rawan bencana. Jangan mudah tergiur dengan harga murah. Hokkers juga harus mempertimbangkan dengan matang kemungkinan yang bisa saja terjadi di masa mendatang.

Perhatikan Material Rumah

Tips selanjutnya dalam membeli rumah untuk millennial adalah memperhatikan material dan kesehatan rumah. Rumah yang sehat dengan material yang kuat dapat membuat Hokkers lebih nyaman dan tenang saat menempatinya, lho. Untuk itu, pastikan Hokkers menanyakan kepada developer bahan-bahan konstruksi yang digunakan untuk memastikan kekuatan material rumah yang Hokkers inginkan.

Konsisten Melakukan Investasi

Menabung saja tidak cukup untuk membeli rumah. Terlebih dengan adanya inflasi setiap tahunnya. Untuk itu, Hokkers juga perlu berinvestasi. Karena persiapan dana yang tidak sedikit, investasikan dana Hokkers ke instrumen investasi jangka menengah atau panjang. Berikutnya, pilihlah instrumen investasi yang memiliki risiko ringan-moderat, seperti reksa dana, deposito, atau obligasi, karena sangat riskan jika mengambil instrumen yang memiliki risiko tinggi.

Jika Hokkers ingin cari hunian yang pas di kantong, hubungi kami ya!

Share

Mau Info Reguler dari Kami?