hokkers88@gmail.com

Email

Apartemen Bassura City Tower Geranium, Kios G/AL/09

Kantor Pusat

Plus Minus Investasi Tanah

investasi tanah

Plus Minus Investasi Tanah

Bentuk investasi di era modern memang cukup beragam, mulai dari investasi properti berupa bangunan atau apartemen, investasi emas, saham, sampai tanah. Uniknya, investasi tanah masih mampu bersaing dengan berbagai bentuk investasi lainnya karena dinilai menguntungkan. Ada beberapa hal yang wajib diketahui sebelum membeli tanah untuk investasi. Tentunya, hal ini penting untuk meminimalisir risiko kerugian yang tidak diinginkan.

Jika Hokkers masih pemula dalam hal investasi terutama pada bidang properti, maka investasi tanah adalah salah satu opsi yang paling tepat. Mengapa? Karena tanah adalah salah satu bentuk investasi properti yang minim risiko, namun memberikan keuntungan maksimal. Untuk lebih jelasnya, mari simak beberapa kelebihan dan kekurangan investasi tanah di bawah ini.

Kelebihan Investasi Tanah 

Kenaikan Nilai Keuntungan Tanah yang Signifikan

Bukan hanya rumah, harga tanah juga terus mengalami kenaikan. Keuntungan ini akan Hokkers dapatkan jika memilih tanah sebagai instrumen investasi. Nilai persentase kenaikannya bisa mencapai 20 sampai 25 persen, bahkan bisa dua kali lipat setelah 5 tahun. Tidak sampai di situ, ada banyak keuntungan lain yang akan Hokkers dapatkan jika memilih tanah di lokasi yang strategis.

Hemat Biaya Perawatan 

Jika jenis properti fisik seperti bangunan memiliki biaya maintenance yang besar, berbeda dengan lahan kosong yang tidak memerlukan perawatan apapun. Kecuali jika tanah itu dibuat untuk kegiatan sewa-menyewa, maka akan ada biaya pembersihan atau biaya keamanan untuk penjaga tanah.

Manfaatkan sebagai Bisnis Sewa

Memiliki lahan kosong dengan lokasi yang strategis seperti dekat dengan perkantoran, bisa dimanfaatkan sebagai peluang bisnis. Hokkers bisa mengubah lahan tersebut menjadi bisnis parkir ataupun ruko untuk usaha kuliner. Cara ini sangat berguna mengisi kekosongan lahan, sambil menunggu kenaikan harga tanah untuk dijual kembali.

Kekurangan Investasi Tanah

Butuh Dana yang Besar

Ketika sudah mantap untuk memulai investasi di bidang properti, terutama tanah, pastikan Hokkers memiliki modal yang tidak sedikit. Contohnya jika ingin membeli tanah di Depok, yang saat ini sudah mengalami kenaikan secara signifikan. Hal tersebut karena kawasan ini masuk dalam hunian terpadu, dengan infrastruktur serta fasilitas yang lebih baik.

Proses Pencairan Tanah yang lama

Investasi properti seperti tanah dan bangunan tidak termasuk dalam aset likuid, sebab butuh waktu lama dalam proses penjualannya. Karena itu, jenis investasi semacam ini tidak direkomendasikan untuk Hokkers yang sedang memerlukan dana cepat.

Keuntungan Tergantung Lokasi

Dalam properti, faktor lokasi memang sangat menentukan. Seperti harga jual tanah di lokasi strategis yang bisa naik signifikan. Namun sementara menunggu waktu yang tepat untuk dijual kembali, tentunya tanah harus dimanfaatkan agar produktif dan menghasilkan. Ya, meski tanah berada di kawasan strategis, tentunya tidak akan menghasilkan apapun jika dibiarkan kosong selama berbulan-bulan.

Jadi Sasaran Kejahatan

Tanah tanpa perawatan dan pengawasan rutin sangat rentan menjadi sasaran kejahatan, mulai dari modus penipuan properti, sengketa tanah, dijual tanpa izin, hingga pemalsuan surat-surat. Selain itu, kasus penyerobotan tanah juga sering terjadi, apalagi lokasi tanah berada di perkotaan yang padat.

Minimnya Kredit Tanah

Kekurangan investasi tanah yang selanjutnya, ialah minimnya layanan kredit pemilikan tanah atau KPT di masyarakat. Ini dikarenakan produk tersebut memiliki peminat yang sedikit, tidak sebanyak KPR atau kredit pemilikan apartemen (KPA).

Tips Investasi Tanah yang Menguntungkan

Perhatikan Harga dan Lokasi

Meski investasi tanah mampu memberikan keuntungan besar dengan risiko yang minim, Hokkers tetap harus memperhatikan beberapa hal sebelum membeli tanah sebagai instrumen investasi. Bagaimanapun juga, nilai investasi tanah dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya adalah lokasi. Sama seperti bentuk investasi properti lainnya, lokasi adalah salah satu hal yang harus dipertimbangkan sebelum membeli tanah. Pastikan lokasi yang Hokkers bidik tergolong strategis, karena hal tersebut dapat memengaruhi nilai investasi.

Selain lokasi, Hokkers juga harus memperhatikan harga tanah yang dijual. Jika ingin membeli tanah di kawasan eksklusif, sudah tentu harganya lebih mahal dibanding kawasan lainnya. Setelah menentukan tanah yang ingin dibeli, Hokkers juga dapat melakukan negosiasi untuk mencapai harga yang sesuai.

Pastikan harga tanah sudah sesuai dengan bujet yang dianggarkan. Jangan sampai Hokkers mengalami kesulitan finansial karena ingin di tanah, namun tanpa mengatur anggaran terlebih dahulu. Sangat penting juga untuk mengetahui NJOP tanah dari kawasan yang diincar, seperti harga tanah dijual di Jakarta atau di kota lainnya.

Kenali Kondisi dan Peruntukkan Tanah

Lalu, pertimbangkan pula setiap kekurangan dan kelebihan dari kondisi tanah yang akan dibeli, karena hal itu dapat memengaruhi harga jualnya. Kondisi tanah yang baik untuk investasi adalah tanah yang datar, tidak bergelombang atau kontur yang tidak stabil. Beberapa jenis tanah yang paling sering dibeli dan menguntungkan yakni tanah persawahan dan tanah untuk perumahan.

Pastikan Surat dan Legalitas Tanah Jelas dan Lengkap

Selain lokasi dan harga, hal penting lainnya yang wajib Hokkers perhatikan adalah legalitas tanah. Selalu pastikan kalau tanah yang hendak Hokkers beli tidak memiliki masalah. Hindari juga tanah yang memiliki potensi permasalahan seperti tanah wakaf atau tanah sengketa. Hokkers juga harus memastikan keaslian surat, sertifikat tanah, serta dokumen pendukung lainnya. Jika diperlukan, cek langsung ke otoritas setempat untuk memeriksa keaslian dokumen serta informasi terkait tanah yang ingin dibeli.

Jika ingin investasi tanah kavling, langkah awal yang bisa Hokkers lakukan adalah menentukan ukuran tanah kavling. Ukurlah secara cermat, sehingga Hokkers bisa menentukan harga yang sesuai untuk tanah tersebut.

Promosikan dengan Jangkauan Lebih Luas

Setelah harga ditentukan, Hokkers bisa langsung melakukan promosi, salah satunya dengan memasang iklan properti. Di era serba digital ini, tentunya pemasangan iklan secara konvensional sudah terlalu out of date. Untuk menyiasatinya, Hokkers bisa melakukan promosi atau beriklan secara online di situs jual beli rumah atau menitipkan kepada kami.

Share

Mau Info Reguler dari Kami?